Profil biodata Afi Nihaya Faradisa Gadis belia yang Viral di Facebook

maskokoganteng.com – Profil biodata Afi Nihaya Faradisa Gadis belai yang Viral di Facebook . Afi adalah anak pertama dari dua bersaudara. Ayahnya Wahyudi (46) bekerja sebagai penjual cilok di sekolah dekat dengan rumahnya. Adapun ibunya Sumarti menderita Glukoma dan kehilangan penglihatan total sejak setahun terakhir sehingga dia lebih banyak beraktivitas di rumah. Mereka tinggal di Desa Yosomulyo, Kecamatan Gambiran.Wahyudi, ayah Afi, sempat kaget ketika mengetahui status-status anak gadisnya.

gambar Profil biodata Afi Nihaya Faradisa Gadis belai yang Viral di Facebook

Ayah Afi Nihaya Faradisa baru mengetahui beberapa hari terakhir setelah rumahnya banyak didatangi oleh wartawan. Menurut dia, aktivitas anak gadisnya sama dengan kegiatan anak-anak seusianya. Hanya saja, Afi lebih suka berdiam diri di dalam kamar dan membaca banyak buku. Ia selalu berpesan pada putrinya untuk selalu membaca buku. Dia juga berharap Afi bisa melanjutkan sekolahnya hingga menjadi sarjana.

“Walaupun perekonomian kami rata-rata, tapi saya tetap meyakinkan Afi jika pendidikan adalah yang pertama, semoga dia dapat beasiswa,” harapnya.

Meski “terkenal” di dunia maya, tetangga dan kerabatnya sama sekali tidak menyadari bahwa yang mereka perbincangan adalah Afi yang mereka kenal.

Siswi kelas III SMA Negeri 1 Gambiran, Banyuwangi, tersebut mengaku masih tidak percaya jika status-status di media sosial disebarkan oleh ribuan orang. Afi sudah memiliki akun Facebook sejak kelas III SM. Namun, ia kembali aktif menulis di Facebook sejak Juli 2016 tentang kritik pada pendidikan di Indonesia.

“Sejak saat itu ribuan orang membagikan dan komentar di status saya, sering enggak nyangka.”

Gara – gara tulisan – tulisanya di facebook yang viral ahirnya Afi Nihaya Faradisa Gadis belai yang Viral di Facebook ditawari penerbit untuk menerbitkan buku sendiri. 


Saat ini beberapa penerbit besar sudah menghubungi dan meminta agar Afi Nihaya segera menerbitkan buku. Namun, Afi masih belum memutuskan karena masih konsentrasi dengan persiapan ujian akhir. Dia juga tidak tahu harus menulis apa jika benar-benar akan membuat buku. Ia baru akan melakukannya setelah ujian.

“Mereka bilang tulisan apa saja terserah saya, tapi saya malah bingung.”

“Memang cita-cita saya punya buku sendiri tapi malah bingung mau nulis apa. Mau biografi? Tidak menariklah, saya bukan arti artis atau orang terkenal,” kata gadis yang bercita-cita menjadi guru Bahasa Inggris tersebut.(Sumber Kompas.com)

author

Penulis: 

Ngeblog untuk hoby dan mengisi waktua luang.