Bobotoh cantik ini bicara soal Persib Sekarang

maskokoganteng.com - Bobotoh cantik ini bicara soal Persib Sekarang . Seperti di kutip dari halaman topskor.id. Wanita bernama Tanti , mojang Geulis kelahiran Bandung 14 Juni 1994 juga sebagai Bobotoh cantik ini bicara soal Persib Sekarang . Menurutnya Tidak masalah kebangkitan Persib baru terjadi sekarang. Bobotoh tetap respek dan nuhunkeun makasih atas perjuangan Persib selama ini," terang mojang geulis yang sering nobar di caffe atau alun-alun Bandung.

gambar Bobotoh cantik ini bicara soal Persib Sekarang

Berkat penampilan menawan Pangeran Biru belakangan ini, luka hati bobotoh tidak lagi menganga. Mereka bisa terus tersenyum riang dengan kemenangan yang diraihnya setiap kali turun gelanggang.
"Lihat cara main mereka, benar-benar mempesona. Sepak bola menyerang dengan permainan bola pendek menghibur banget," ucap mojang Bandung 22 tahun itu. Mengingatkan Persib lagi jaya-jayanya dulu. Seperti waktu Persib berhasil jadi juara ISL," sambung mahasiswi FKIP Jurusan Pendidikan Kewarganegaraan Universitas Pasundan Bandung. 
Tanti meyakini langkah raksasa tengah disusun Pangeran Biru untuk kembali ke jajaran elit sepak bola nasional. Karena chemistry antarpemain sudah semakin merekat. Pemain baru dan asing makin nyekrup. Kolaborasi mereka dilapangan memberi pesan penting Maung Bandung bukan tim medioker, meski langkahnya tertatih di TSC.
"Pemain Persib sudah  kembali menemukan permainan terbaiknya. Kim Kurniawan makin oke mainnya. Sergio Van Dijk terus cetak gol. Itu jadi modal bagus Persib untuk terus membuat lawannya pusing menghadapi Persib," mojang kelahiran Bandung 14 Juni 1994 bertutur kepada topskor.id.
Maung Bandung kini sudah kembali ke habitatnya. Dua laga beruntun jadi buktinya. Persipura Jayapura dibuat tidak berdaya. Semen Padang dibikin limbung. Besok-besok pasti ada korban berikutnya," kata Tanti Susanti, salah seorang bobotoh fanatik Maung Bandung. "Persib sekarang booming banget. Sudah back on the track," sambung Tanti, yang merupakan bobotoh fanatik Maung Bandung.

 
Back To Top